tanpa-nama

Bukit-bukit Kecil Tanpa Nama

Jika ke Dieng via Telaga Menjer ataupun dari jalur Sigedang kita akan menjumpai banyak bukit-bukit kecil, sebagian digunakan untuk ladang pertanian dan kawasan hutan lindung. Namun demikian tak banyak orang yang tau nama-nama bukit tersebut, termasuk penduduk lokal sendiri.

Biasanya asal usul sebuah nama (tempat) terjadi karena sebuah peristiwa (bisa dari legenda, kejadian alam, cerita rakyat, dll). Terputusnya rantai informasi menyebabkan nama-nama sebuah tempat (bukit) menjadi terlupakan atau bisa juga mendapatkan sebuah, “nama baru” oleh penemu baru.

Berbeda dengan nama tempat-tempat populer dikawasan Dieng, misalnya seperti Gunung Prau, Sikunir, Sindoro Sumbing, Gunung Pakuwaja, Pegunungan Nganjir, Bukit Pangonan, Bukit Sidengkeng, Batu Pandang dan tempat lainnya. Nama-nama ini mudah diingat dari generasi ke generasi, selain memiliki karakter khusus kebanyakan sudah tercatat dalam suatu peristiwa/sejarah.

semburat_1

Pemandangan Berbeda di Tempat Yang Sama

Setiap hari Dieng menyuguhkan pemandangan berbeda walaupun ditempat yang sama, terutama saat menyaksikan matahari terbit. Fenomena ini dipengaruhi oleh kondisi langit dan cuaca. (Bandingkan dengan foto sebelumnya disini)

Pada musim kemarau kita dapat melihat sunrise secara sempurna, dari awal merekahnya matahari hingga sampai bulatan penuh. Kemudian saat musim penghujan kondisi langit lebih berfariasi dengan bentuk awan yang beragam, jika beruntung pada musim penghujan sunrise di Dieng akan nampak lebih indah dengan lautan awan dikaki gunung.

kabut pekat dieng

Jika Dieng Berkabut (Mendung) ?

Cuaca yang tidak menentu menjadi kendala bagi wisatawan, terlebih untuk kalangan penggemar fotografi. Selama ini hal yang paling ditakutkan adalah jika Dieng mulai mendung. Kegiatan jelajah alam (backpacker Dieng) dan hunting sudah pasti terhambat.

sebelum hujan
Pemandangan Dieng saat tertutup kabut (sebelum hujan)

Beberapa spot yang indah sudah tidak terlihat, hanya bayang-bayang kelam yang menutupi obyek tersebut. Rasa kecewa sudah pasti ada, apalagi wisatawan sudah jauh-jauh datang ke Dieng.

Namun jangan berkecil hati dulu, ada beberapa tips menarik bagi penggemar dunia fotografi, jadikan sebuah moment saat Dieng berkabut (mendung) dengan cara mendramatisir keadaan sekitar karena pada saat mendung biasanya pencahayaan lebih rata dan lembut. (Lihat juga : 6 Koleksi Foto Langit (Berawan) di Dieng)